Sabtu, 20 November 2010

Kebiasaan Bayi 2

Kuning Pada Bayi



Gejala

> Bagian putih pada bola mata bayi terlihat kuning

> Jika kulitnya ditekan beberapa detik akan terlihat warna kekuning-kuningan (warna kuning lebih terlihat jelas dengan cahaya matahari daripada dengan penerangan lampu)

> Kurang menyusu

> Seeing mengantuk dan gampang tidur



Tindakan

> Jemur bayi di bawah sinar matahari pagi antara jam 06.00 sampai 08.00

> Jangan sembarangan memberi obat

> Berikan ASI sesering mungkin



Kolik



Kolik adalah nyeri perut yang diakibatkan oleh gangguan pada usus. Biasa terjadi pada bayi berusia kurang dari 3 bulan.



Gejala khas:

> Bayi menangis keras dan terus menerus

> Muka kemerahan atau pucat

> Kedua tungkai yang awalnya lurus kemudian ditekuk ke arah perut

> Kedua tangan mengepal



Penyebab kolik :

> Gangguan pencernaan

> Salah posisi saat menyusu

> Kelaparan yang segera tidak terpuaskan

> Salah pemberian makanan

> Perut kembung Pertolongan pertama:

> Miringkan bayi dengan tangan kanan di atas atau ganjal dengan bantal di kedua pahanya sehingga bayi akan kentut karena posisi perut yang seakan-akan mengantung

> Sendawakan bayi setiaphabis menyusu

> Hindari memberikan makanan padat

> Jangan biarkan bayi lapar terlalu lama



Serba-Serbi Perawatan Bayi



1. Mengorek telinga.

Jangan mengorek telinga terlalu dalam karena pada dasarnya kotoran dari telinga bisa keluar dengan sendirinya. Cukup bersihkan dibagian luarnya saja.



2. Membersihkan vagina

Setelah bayi BAK atau BAB, bersihkan area vagina terlebih dahulu baru anus untuk menghindari kuman-kuman dari anus ikut menempel ke vagina.



3. Membedaki area vagina.

Hindari membedaki area vagina karena berisiko menyebabkan infeksi saluran kencing yang disebabkan oleh bedak yang menumpuk.



4. Mengorek-orek vagina.

Cukup bersihkan putih-putih yang menempel di vagina (bentuknya menyerupai gel) dengan air, jangan mengorek-orek dengan cotton bud. Putih-putih ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia bayi.



5. MembersiKkan lidah.

Sisa ASI atau susu formula menyebabkan warna putih-putih yang menempel di lidah. Bisa dibersihkan dengan melilitkan pada jari telunjuk kasa steril yang telah direndam dalam air hangat kemudian usapkan pada lidah secukupnya jangan terlalu kuat.



6. Menggunakan sarung tangan.

Gunakan sarung tangan sampai bayi berumur 1 bulan, sebaiknya hentikan pemakaian sarung tangan ketika bayi sudah berumur lebih dari 1 bulan agar tidak mempengaruhi tumbuh. kembangnya. Potong kuku bayi dengan menggunakan gunting kuku yang aman untuk bayi.



7. Memakaikan gurita.

Pemakaian gurita pada bayi yang tali pusatnya belum lepas alias belum puput (dalam bahasa jawa) boleh-boleh sata untuk XOO&sndangBdcan asal tidak tertalu kencang. Sba/perut 6uncit pada bayi bisa hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi.



8. Membedong.

Sebaiknya membedong bayi jangan terlalu kencang agar tidak mempengaruhi peredaran darah bayi. Dengan dibedong, diharapkan bayi bisa tidur dengan tenang dan kehangatan bayi tetap terjaga.




Baju Bayi: Sepele Sih, Tapi Penting...



Pada dasarnya, usia bayi masih memiliki gerak yang terbatas. Berbeda dengan anak-anak remaja atau dewasa, yang secara naluri mempunyai 1001 gaya busana untuk mengekspresikan dirinya. Oleh karena itu, bayi tidak membutuhkan pakaian dengan sekian banyak kriteria dan model. Yang paling penting bagi bayi adalah pakain yang simpel dan nyaman. Agar tak salah pilih, berikut tips-tips khusus dalam memilih pakaian bayi:



a. Pilih ukuran yang pas dengan tubuh bayi. Jangan terlalu sempit, karena akan menghambat gerak bayi.

b. Sesuaikan dengan iklim yang ada. Saat cuaca panas, hindarkan baju-baju yang tebal, atau berlengan panjang. Karena hal ini hanya akan membuat bayi gerah & berkeringat.

c. Sebaiknya pilih baju yang menyerap keringat agar tidak menimbulkan iritasi.

d. Pilih baju yang simple dan sesuai dengan usia bayi. Misalnya, saat bayi mulai merangkak, sebaiknya dikenakan celana panjang agar lututnya tidak lecet.

e. Perhatikan bentuk kerah baju. Hindari kearah yang sempit dan tebal, karena akan membuat bayi tidak nyaman.

f. Hindari penggunaan karet elastis karena memiliki daya rekat yang kuat, yang mengakibatkan rasa tidak nyaman pada bayi.

g. Hindari hiasan mote-mote atau pernak pernik lainnya, karena pada usia tertentu, bisaanya bayi suka memasukkan segala macam benda yang ditemuinya kemulutnya.

h. Cuci dahulu baju yang baru dibeli, agar bahanya lembut dan bebas dari debu dan kotoran.

i. Hindari hiasan kerutan pada dada, karena hanya akan membuat bayi jadi sulit bernapas.

j. Untuk bayi usia 0-2 bulan, sebaiknya memakai baju model terusan, agar mudah memasang dan melepasnya. Karena pada usia ini, bayi belum banyak bergerak.

k. Pada usia 3-6 bulan, bayi boleh dikenakan baju yang lebih bervariasi lagi, misalnya model kaus atau blus, yang bisaanya bermodel atasan dan bawahan.



Fakta-fakta yang menandakan bayi baru lahir

> Kulit yang terlihat keriput, ini terjadi karena permukaan kulit bayi mengandung lapisan vernixcasesa. Tetapi tidak perlu dikhawatirkan karena dalam waktu 2 minggu biasanya akan mengalami pengelupasan dan kulitnya akan menjadi mulus dan segar.

> Bentuk kepala yang aneh, seperti lonjong, kerucut, runcing, dll. Terjadi karena penekanan kepala bayi pada saat bayi melalui jalan lahir.

> Rambut tipis dan halus, bahkan nyaris gundul atau tebal.

> Lanugo yaitu bulu halus yang tumbuh dan menutupi pundak, punggung, dahi serta pelipis. Biasanya akan hilang sekitar 1 minggu setelah kelahiran.

> Banyak air mata, mata bayi sudah bisa memproduksi air mata sendiri tetapi saluranyang menuju hidung belum sempurna sehingga dan menyebabkan air mata yang mengembang di kelopaknya.

> Mata bengkak, biasanya karena pengaruh diberikan obat tetes mata khusus untuk bayi yang baru lahir agar bayi tidak mengalami infesi kuman.

> Noda tanda lahir (hemangioma) atau TOH (dalam bahasa jawanya). Biasanya tidak kunjung hilang sampai dewasa tetapi hal ini merupakan hal yang biasa dan tidak membahayakan.

> Tinja hijau kehitaman, biasa terjadi tetapi akan hilang dalam waktu 4-5 hari.

> Urin berwarna kekuningan, akan berubah setelah bayi meulai mengkonsumsi ASI.

> Gumoh, untuk mengantisipasinya sendawakan bayi setelah selesai menyusu.

> Bayi terlihat kuning, biasanya terjadi selama seminggu tetapi jika tidak kunjung hilang sebaiknya segera periksakan ke dokter

> Tidur lama. Normal jika 17-20 jam dengan waktu tidur tak lebih dari 5 jam dan bangunnya tak lebih dari 2 atau 3 jam.

> Bercak darah dari vagina, keluar karena pengaruh hormon estrogen ibu pada saat kehamilan. Akan hilang dengan sendirinya tidak sampai 2 bulan.

> Napasnya berbunyi keras seperti ada yang menghambatnya. Jika tidak mengganggu aktivitasnya maka tidak perlu dikhawatirkan


Pertolongan pertama pada bayi tersedak


Untuk bayi :

a.
Telentangkan korban
b.


Tangan penolong atau pelaku PPPK diletakkan di daerah ulu hati korban
c.


Dilakukan penekanan secara kuat dan medadak ke arah jantung dengan sudut ± 450 ke arah rongga dada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar