Penyebab :
Vertigo terjadi bukan karena faktor keturunan, namun beberapa faktor yang menyebabkan vertigo seperti serangan migrain, radang pada leher, kelainan pada syaraf, gangguan penglihatan, mabuk kendaraan, mabuk pengaruh alkohol dan obat-obatan, adanya infeksi bakteri pada telinga, kekurangan asupan oksigen ke otak, hingga tekanan emosional atau stres.
Gejala
-> Keadaan pusing yang luar biasa. Penderita merasakan sekelilingnya seakan-akan berputar-putar disebabkan oleh gangguan keseimbangan yang berpusat di area labirin atau rumah siput di daerah telinga.
-> Mual-mual hingga muntah
Pengobatan :
| - | Tarik napas dalam-dalam, lalu pejamkan mata, dan segera mencari posisi yang memungkinkan Anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segera duduk. |
| - | Jika merasa mual dan ingin muntah, segera mencari bantuan orang-orang di dekat Anda untuk membantu ke toilet atau menyiapkan wadah khusus. |
| - | Ketika Anda berbaring, usahakan pertahankan posisi tersebut hingga serangan vertigo itu menghilang. |
| - | Buka mata perlahan-lahan, cobalah miringkan badan dan gerakkan kepala perlahan. Jika dengan tindakan ini vertigo masih belum reda, berarti mata harus segera dipejamkan atau kembali pada posisi semula. |
| - | Pengobatan medis untuk vertigo tergantung penyebabnya misalnya dengan tes pendengaran, CT Scan, hingga pemeriksaan angiogram apabila didiagnosis ada sumbatan pembuluh darah ke otak |
| - | Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin, dan skopolamin (dapat menimbulkan kantuk). |
| - | Segera periksakan ke dokter,untuk menentukan terapi apa yang tepat untuk menyembuhkan vertigo. |
Pencegahan :
| - | Tidur.dengan posisi kepala agak tinggi. |
| - | Bangun secara perlahan dan duduk terlebih dulu sebelum bangkit dari tempat tidur. |
| - | Hindari posisi membungkuk saat mengangkat barang. |
| - | Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya untuk mengambil suatu benda dari ketinggian. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar