Jumat, 19 November 2010

Vertigo

Penyebab :

Vertigo terjadi bukan karena faktor keturunan, namun beberapa faktor yang menyebabkan vertigo seperti serangan migrain, radang pada leher, kelainan pada syaraf, gangguan penglihatan, mabuk kendaraan, mabuk pengaruh alkohol dan obat-obatan, adanya infeksi bakteri pada telinga, kekurangan asupan oksigen ke otak, hingga tekanan emosional atau stres.

Gejala

 -> Keadaan pusing yang luar biasa. Penderita merasakan sekelilingnya seakan-akan berputar-putar disebabkan oleh gangguan keseimbangan yang berpusat di area labirin atau rumah siput di daerah telinga.
 
 ->  Mual-mual hingga muntah
 
Pengobatan :


-

Tarik napas dalam-dalam, lalu pejamkan mata, dan segera mencari posisi yang memungkinkan Anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segera duduk.

-           
Jika merasa mual dan ingin muntah, segera mencari bantuan orang-orang di dekat Anda untuk membantu ke toilet atau menyiapkan wadah khusus.

-
Ketika Anda berbaring, usahakan pertahankan posisi tersebut hingga serangan vertigo itu menghilang.

-
Buka mata perlahan-lahan, cobalah miringkan badan dan gerakkan kepala perlahan. Jika dengan tindakan ini vertigo masih belum reda, berarti mata harus segera dipejamkan atau kembali pada posisi semula.

-
Pengobatan medis untuk vertigo tergantung penyebabnya misalnya dengan tes pendengaran, CT Scan, hingga pemeriksaan angiogram apabila didiagnosis ada sumbatan pembuluh darah ke otak

-
Obat untuk mengurangi vertigo yang ringan adalah meklizin, dimenhidrinat, perfenazin, dan skopolamin (dapat menimbulkan kantuk).

-
Segera periksakan ke dokter,untuk menentukan terapi apa yang tepat untuk menyembuhkan vertigo.

       
Pencegahan :


- Tidur.dengan posisi kepala agak tinggi.
-          Bangun secara perlahan dan duduk terlebih dulu sebelum bangkit dari tempat tidur.
- Hindari posisi membungkuk saat mengangkat barang.
- Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya untuk mengambil suatu benda dari ketinggian.
 
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar